Wednesday, August 6, 2014

“Cahaya Yang Memudar”



Puisi Cahaya Yang Memudar

Bunga Yang Dulu Mekar 
Kini Layu Dan telah Sirna 

Cahayamu Yang Dulu Terang 
Kini Memudar Dan Telah Hilang 

Hamparan Langit Yang Dulu Cerah 
Kini Berubah Menjadi Mendung 

Senyumanmu Yang Dulu Indah 
Kini Berubah Menjadi Benci 

Akankah Ada Hari Esokku 
Tanpa Linangan Air Mataku 
Tanpa Kepedihan Di Hatiku 
Dan Ada Cahaya Di Hidupku 

Andai Saja Aku Mampu 
Kehilangan Senyum Indahmu 

Tak Ada Lagi Waktu Memetik Nada 
Yang Mampu Ku Dendangkan Di Hidupku 

Jalan Yang Kulalui Masih Panjang 
Hembusan Makna Kehidupan Masih Terasa 

Semoga Masih Ada Cahaya Hidup 
Dan Kita Kan Bersama Lagi 
Seperti Dua Bintang Di Angkasa

Karya : Andi Darmawanto "Zero-Kun"

No comments:

Post a Comment